Senin, 01 Juli 2013

Pagi yang Membuatku Terus Berlari

Pagi tidak menghendaki suara suara
Ataukah hanya aku?
Melamun diatas roda duaku
Menatap mentari timur yang memendar memecah kabut pagi
Biru yang mulai menyapa
Seiring suara suara
Melambat mengalah pada lesatan lesatan yang mendahuluiku
Yang seolah berkejaran dengan waktu

Nafasku menyesak
Jantungku masih berdetak
Lamunku terhenyak
Aku sudah berjalan sejauh ini
Menyadari setapak yang menyempit
Lebatnya hijau yang menjulang
Roda duaku masih terkendali

Aku terus berjalan
Menajamkan kembali otakku yang berkelana
Enggan tak sadarkan diri dan menyapa sudut trotoar
Seperti dulu saat kulit kepalaku tergores oleh kerasnya
Aku tak ingin terjatuh lagi

Maka aku akan berlari
Jika sekali ini aku tak mampu menyapa dunia
Maka aku akan tetap berkelana
Memutar kata selayak irama 
Pada sebagian sajakku yang tak bermakna

Depok, 28 Juni 2013
Diane Yuyie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wajah yang Terdiam

Aku bertemu ia yang renta dan menua apa yang terrenggut darinya? seolah tak berjiwa memandang kosong pada kedua tangannya tremor Aku ...